PT. HEINZ ABC, “BERAPAPUN KAMI TERIMA !”


“BERAPAPUN KAMI TERIMA!” Ucapan ini disampaikan oleh Sdr. Nazihun Naf, agronomist manager PT Heinz ABC menjawab pertanyaan peserta rapat FGD Klaster Nasional Cabai Merah Besar. Rapat dilakukan pada Rabu, 19 September 2012, di ruang Rapat Besar KPw Bank Indonesia Tasikmalaya. Bertujuan untuk sharing informasi, silaturahim dan juga pengembangan luas kontrak dengan PT Heinz ABC. Begitu besar harapan PT Heinz ABC kepada Jawa Barat umumnya dan Ciamis pada khususnya, sehingga menyediakan kuota 5.000 ha kepada seluruh Jawa Barat. Sementara kontrak dengan Petani Cabe Ciamis saat ini baru mencapai 120 ha. “Kami juga memberikan kepastian harga bawah dan kemungkinan insentif bagi petani ketika terjadi kenaikan harga, Jadi jangan ragu untuk bermitra bersama kami”,demikian janji yang bersangkutan. Dalam kata sambutannya, Isa Anshory, Ka KPw BI Tasikmalaya menyorot langsung peran perbankan di daerah yang belum optimal. “Perbankan, harus terus mendorong perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia. Jangan sampai, fenomena pembiayaan oleh perbankan luar negeri karena bunganya yang jauh lebih rendah terjadi di sektor pertanian. Sebisa mungkin kita harus mencegah petani kita menjadi kuli di negeri sendiri,” Ungkap Beliau. Rapat Focuss Group Discussion (FGD) kali ini dihadiri oleh 55 orang peserta yang berasal dari pelaku usaha, perbankan, BAPEDA, dinas pertanian, dinas perindagkop, dan Badan Pertanahan Nasional. Asosiasi pun urun rembug seperti dari Asosiasi Pedagang Komoditas Agro (APKA) dan KTNA. Hadir pula PT. Heinz ABC dan CV. Bimandiri mewakili sisi pasar. Rapat juga memutuskan beberapa hal, yaitu; kekurangan pasokan kepada PT Heiz ABC segera dipenuhi oleh asosiasi, membuka upaya sindikasi pembiayaan, mensinergikan bantuan Pemda Kabupaten, Kota, Propinsi dan Kementrian dengan program kerja Bank Indonesia, pelatihan pasca panen dan penggunaan pendamping untuk peningkatan pembiayaan. “Kami siap memenuhi kekurangan kebutuhan PT Heinz ABC” ungkap Pak Asep Halim, ketua Divisi Pemasaran Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI).

%d bloggers like this: