Usaha Kecil: 83% Belum Miliki Akses ke Perbankan


JAKARTA—Bank Indonesia memperkirakan baru sekitar 17% pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang memiliki akses pembiayaan ke perbankan berdasarkan catatan kepemilikan rekening bank, sisanya sekitar 83% belum memiliki akses.

Rahmi Artati, Analis Kredit Senior Departemen Kredit, BPR, dan UMKM Bank Indonesia, mengatakan berarti jumlah rekening bank anggota usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang tercatat hingga Agustus 2012 masih sebanyak 9.027.461.

”Angka itu berdasarkan penelitian yang kami lakukan pada Agustus 2012,” ujarnya pada Diskusi Panel Artikel MediaI lmiah Infokop yang diselenggarakan Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK Kementerian Koperasi dan UKM, hari ini, Jumat (2/11).

Adapun baki debet kredit UMKM sampai dengan Agustus 2012 mencapai Rp513.192,6 miliar. Sedangkan pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan sebesar 19,9%.

Padahal pertumbuhan kredit UMKM adalah 14,1% year on year per Agustus 2012. Kemudian kredit kepada usaha menengah tercatat memiliki porsi paling tinggi dibandingkan dengan sektor usaha lainnya.

Menurut dia, ada tiga kesenjangan yang menghambat akses UMKM terhadap perbankan, yakni dari sisi skala, formalitas, dan informasi. Sebab, sebenarnya jumlah UMKM otensial sangat banyak,namun kurang akses keuangan. (if)

Sebaliknya perbankan memerlukan informasi tentang UMKM potensial dan kelayakan usahanya.Hal ini menyebabkan rendahnya akses keuangan UMKM kepada perbankan.

.Berita Lainnya.
BNI kucurkan kredit buat kepemilikan kios
KREDIT USAHA RAKYAT Telah Tersalurkan Rp24,55 triliun
PERKOPERASIAN: Kemenkop Rilis Pusat Pelayanan Usaha Terpadu UKM
HEADLINE HARI INI: Kondisi industri jadi sorotan
Bapepam Cabut 12 Izin Usaha Jasa Keuangan

%d bloggers like this: