DPRD Jabar Desak Pemprov Proteksi Sentra Bawang


BANDUNG (bisnis-jabar.com)–DPRD Jabar meminta rencana masuknya kuota bawang impor ke Jabar diantisipasi.

Komisi B DPRD Jabar Selly Gantina meminta Pemprov Jabar maupun pusat melindungi atau memproteksi wilayah-wilayah yang menjadi sentra bawang.

“Ini minimal agar bawang impor tidak masuk ke wilayah mereka,”katanya, hari ini.

Menurutnya, menjelang masuknya bawang impor, Pemprov Jabar harus berkoordinasi untuk melakukan pengawasan bersama dengan aparat kepolisian dan masyarakat dalam mengawasi kebijakan tata niaga komoditas bawang dari hulu sampai hilir.

“Apabila terjadi penyimpangan kewenangan dari pihak-pihak lain dengan kuota impor produk hortikultura, maka pemerintah harus dengan tegas mencabut izin usaha mereka. Agar bisa memberikan efek jera,”katanya.

Selly sendiri menduga kenaikan harga bawang merah dan bawang putih serta beberapa komoditas hortikultura lainnya akan menyebabkan kenaikan inflasi.

“Akibat kenaikan harga cabai, pada Februari kemarin inflasinya tertinggi dibandingkan dengan Februari 5 tahun terakhir,” katanya.

Terlebih menurutnya selain bawang ada juga kenaikan dan langkanya daging sapi di pasaran yang akan ikut memberikan andil terhadap naiknya inflasi

One response

  1. As a Newbie, I am constantly exploring online for articles that can be of assistance to me. Thank you

    Like

%d bloggers like this: