Pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya capai 6,8 persen di 2014


Tahun depan, Indonesia diperkirakan hanya akan mencapai pertumbuhan ekonomi 6,8 persen. Padahal, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 7-7,7 persen.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut sulit tercapai. Pasalnya, krisis dunia masih menghantui ekonomi Indonesia.

“Gak akan tercapai. Jadi pertumbuhan yang ada antara 6,3-6,8 persen di 2014,” ujar Agus dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Nasional di kantor Bappenas, Jakarta Senin (8/4).

Menurut Agus, penyebab tidak tercapainya pertumbuhan ekonomi disebabkan karena kondisi krisis dunia di 2013 yang belum pulih. Agus mengatakan pertumbuhan ekonomi dunia masih berada di kisaran 3,5 persen.

“Kita meyakini kalau pertumbuhan ekonomi dunia di bawah empat persen itu secara umum masih krisis. Kemudian, kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi ASEAN+5 tahun 2013 itu juga masih diperkirakan akan lebih buruk dari 2012. Walaupun di dalam ASEAN masih ada yang tumbuh di atas Indonesia. Kita masih melihat krisis dunia masih berdampak,” tegas dia.

Namun, kata Agus, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terbantu dengan adanya Pemilihan Umum (Pemilu) pada 2014 mendatang. “Dan 2014 Kita akan terbantu dengan adanya pemilu yang masih menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi,” pungkas dia.

Sumber: Merdeka.com

One response

  1. Red Wine as well as the bottles they can be found in are pretty intriguing.

    Like

%d bloggers like this: