Cabai dan Bawang Merah Impor Tiba Via Laut


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengatakan bahwa impor produk hotikultura cabai rawit dan bawang merah akan tiba di Indonesia akhir Juli 2013 atau sebelum Idul Fitri melalui jalur laut.

Gita menjelaskan, akhir-akhir ini terjadi cuaca kemarau yang sangat basah sehingga panen untuk produk-produk pertanian termasuk cabai rawit dan bawang merah tertunda atau gagal di beberapa titik. Hal itu yang memaksa pihaknya untuk melakukan importasi bawang merah dan cabai rawit. “Insya Allah produk cabai rawit dan bawang merah akan tiba sebelum idul fitri melalui jalur laut,” katanya melalui pesan singkat yang diterima ROL, Senin (22/7).

Gita menjelaskan, impor cabai rawit yang dialokasikan selama periode Juli-Desember 2013 sebanyak 9.715 ton. Pengiriman pertama akan datang sekitar 1.000 sampai 1.500 ton sebelum akhir Bulan Juli 2013. Kemudian alokasi impor bawang merah sekira 17 ribu ton dan akan didatangkan sekitar 4 ribu sampai 6 ribu ton di akhir Juli 2013.

Gita berharap peningkatan pasokan ini dapat menstabilkan harga secara cepat sebelum hari raya Idul Fitri. Selain itu apabila cuaca membaik dan ada kerja sama maka dapat membantu stabilisasi harga produk-produk yang sangat dibutuhkan masyarakat.

%d bloggers like this: