Proyeksi, Data Ekonomi Global dan Domestik Dukung IHSG Rengkuh Level 4.500


Jakarta, KOMPAS.com – Sentimen positif dari pasar global dan domestik diharapkan mampu mengangkat posisi Indeks Harga Gabungan pada awal pekan ini, senin (10/2/2014). Aksi beli investor jika berlangsung masif diproyeksikan bisa membuat IHSG kembali menrengkuh level 4.500.

Data pekerjaan Amerika Serikat yang positif dan penantian pidato Gubernur The Fed yang baru dilantik, Janet Yellen, awal pekan ini mendorong kenaikan bursa Wall Street, akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,06 persen, Indeks S&P500 menanjak 1,33 persen, dan Indeks Komposit Nasdaq melesat 1,69 persen.

Future bursa Asia pagi ini juga menguat. IHSG menghijau sepanjang pekan kemarin. Beruntungnya, di saat banyak sentimen negatif dari rilis sebagian besar emiten-emiten global yang di bawah estimasi, IHSG justru mendapat kabar positif terutama dari kondisi makroekonomi internal yang dapat dikatakan membaik. Meski laju nilai tukar rupiah sempat mengalami pelemahan tetapi dapat diimbangi rilis positif pendapatan domestik bruto (PDB) dan cadangan devisa yang mengalami kenaikan.

Bahkan neraca perdagangan pun terlihat masih mengalami surplus hingga akhir Desember 2013 meski masih tercatat defisit untuk total sepanjang 2013, menambah sentimen positif. Sepanjang pekan kemarin, asing berbalik mencatatkan nett buy sebesar Rp 268,45 miliar dibandingkan pekan sebelumnya yang nett sell Rp1,57 triliun.  Jika dihitung sejak awal tahun maka sampai pekan depan kemarin posisi asing tercatat nett buy Rp2,6 triliun yang melanjutkan posisi nett buy pada akhir januari sebesar 2,33 triliun.

Riset Asjaya Indosurya memerkirakan pergerakan indeks pada awal pekan ini di level 4.404–4.510. IHSG kembali menunjukkan sinar cerahnya dengan berhasil menutup pekan lalu di angka mendekati resistance 4.481dan melampaui 4.432 serta ditunjang oleh kembali beringasnya asing yang membukukan nett buy pada kisaran Rp 623 miliar. Hal ini memberikan indikasi bahwa IHSG masih berpeluang besar untuk menggapai kembali titik resistance yang mengkonfirmasi untuk balik ke arah uptrend dengan timeframe jangka menengah pada level 4.510.Level support saat ini berada pada 4.404.

Maka awal minggu Riset Asjaya Indosurya memperkirakan pergerakan IHSG masih akan meneruskan kenaikan hingga tercapai resistence 4.510.   Saham pilihan awal pekan ini adalah UNTR, ASII, UNVR, SMCB, SMGR, DSNG, SMMT dan IBST.

%d bloggers like this: