Daily Archives: February 19th, 2014

Industri Perbankan Indonesia Stabil


Bisnis.com, JAKARTA – Moody’s Investor Service, lembaga pemeringkat internasional, memprediksi prospek bisnis perbankan di Indonesia akan tetap stabil karena didukung oleh tingginya margin laba serta permodalan.

Meski demikian, lembaga pemeringkat ini menilai industri perbankan perlu mewaspadai kualitas aset di tengah perlambatan kondisi ekonomi.

Srikanth Vadlamani, Wakil Presiden dan Analis Senior Moody’s, mengatakan rasio kredit bermasalah (non-performing loan) akan naik, didorong oleh kombinasi dari pertumbuhan penyaluran kredit yang melampaui 20% selama beberapa tahun dan melambatnya pertumbuhan ekonomi.

“Kendati demikian, industri perbankan berada pada kondisi yang kuat untuk mampu menahan penurunan kualitas aset dan mempertahankan tingkat pemrodalan,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (19/2/2014).

Dalam laporan berjudul ‘Indonesia Banking System Outlook’ yang merupakan ekspektasi Moody’s terhadap kondisi perbankan di Indonesia dalam jangka waktu 12-18 bulan ke depan, disebutkan bahwa sistem perbankan sangat dipengaruhi oleh lima hal yakni operasional, kualitas aset dan permodalan, pendanaan dan likuiditas, profitabilitas dan efisiensi, dan sistem pendukung.

Moody’s menilai dua faktor utama akan mengalami penurunan kualitas, namun tiga lainnya diperkirakan akan tetap stabil.

Advertisements

Ini Alasan BI Lebih Pilih Penguatan Rupiah Secara Bertahap


BI

Bisnis.com, Bank Indonesia menginginkan agar penguatan rupiah berjalan mulus, sehingga tak mempersulit dunia usaha merencanakan kegiatan bisnisnya.

Direktur Kepala Grup Neraca Pembayaran Departemen Statistik Ekonomi dan Moneter BI Doddy Zulverdi mengatakan kecenderungan rupiah menguat sepekan ini terjadi karena pulihnya kepercayaan pasar menyusul data positif perkembangan ekonomi RI.

Namun, bank sentral menginginkan apresiasi tak terlalu tajam meskipun sebelumnya rupiah melemah drastis hingga 26% tahun lalu.

“Kita ingin smooth karena salah satu yang ingin BI lihat dari perkembangan nilai tukar adalah stabilitas. Pergerakannya tidak terlalu tajam sehingga mempersulit orang merencanakan kegiatannya,” katanya, Senin (18/2/2014).

Sempat menguat ke kisaran Rp11.600 per dolar AS, rupiah kemarin ditutup di level Rp11.785 dan melemah ke Rp11.848 hari ini, Selasa (18/2/2014), menurut Bloomberg Dollar Index.

Apakah BI melakukan intervensi dengan membeli dolar AS untuk menahan rupiah agar tak menguat terlalu tajam? “Saya tidak tahu persis karena saya tidak masuk operasi pasar. Tapi yang jelas kalau nilai tukar diikuti hari ke hari, akan susah dimengerti. Kalau kemarin menguat bisa saja. Biasa, kalau di pasar itu ada istilah overshooting dan undershooting,” jelas Doddy.

Menurutnya, sepanjang pergerakan rupiah tidak mengganggu prospek pemulihan transaksi berjalan, BI tak perlu terlalu agresif mengintervensi pasar.

Jelang Penutupan, Rupiah Menguat Tajam ke Bawah Rp11.800/US$


http://market.bisnis.com/read/20140219/93/204483/jelang-penutupan-rupiah-menguat-tajam-ke-bawah-rp11.800us

US $ Vs Rp

Bisnis.com,  Menjelang penutupan perdagangan Rabu (19/2/2014), nilai tukar rupiah terus menguat ke bawah Rp11.800 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg Dollar Index, rupiah menguat 0,78% ke level Rp11.755 per dolar AS pada pukul 14.13 WIB.

Pada pagi ini rupiah dibuka melemah 0,33% ke level Rp11.888 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp11.848 per dolar AS.

Namun, pada pukul 09.04 WIB, rupiah terpantau berbalik arah dan menguat menguat 0,07% ke level Rp11.840 per dolar AS.

Sepanjang hari ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp11.740 per dolar AS hingga Rp11.893 per dolar AS.

Penguatan rupiah terjadi saat dolar AS ditransaksikan cenderung melemah terhadap sebagian besar mata uang di Asia Pasifik.

Nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Asia-Pasifik Rabu, 19 Februari 2014

Kurs

Nilai

Perubahan

WIB

$ Australia

0,9

0,00%

14:25:55

$ Selandia Baru

0,83

-0,19%

14:24:26

Yen

102,2

-0,16%

14:23:37

$Hong Kong

7,75

+0,01%

14:25:39

$Singapura

1,26

+0,03%

14:22:57

$Taiwan

30,27

-0,07%

14:24:27

Won

1.065,65

-0,01%

12:59:59

Peso

44,58

-0,07%

14:24:30

Rupiah

11.755

-0,78%

14:13:53

Rupee

62,22

+0,59%

14/18/2014

Yuan

6,07

+0,13%

14:24:14

Ringgit

3,29

-0,17%

14:26:27

Baht

32,58

+0,26%

14:23:35

Sumber: Bloomberg.

%d bloggers like this: