BI Optimistis Defisit Transaksi Berjalan Menurun


Logo BI pagar

TEMPO.CO, Jakarta — Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo optimistis defisit transaksi neraca berjalan pada 2014 akan menurun. Hal ini disebabkan potofolio investasi yang masuk di Indonesia diperkirakan masih akan cukup besar dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya US$ 10 miliar.

Selain itu, surplus neraca perdagangan diperkirakan juga akan mengalami surplus pada 2014. Secara musiman,neraca pembayaran triwulan 1 akan lebih rendah dari triwulan IV 2014. »Sedangkan di triwulan II jika dibandingkan pada twulan I, setelah itu akan turun di triwulan III dan IV,” ujar Perry ketika ditemui di kompleks Bank Indonesia, Jumat, 14 Januari 2014.

Perry menambahkan pada 2014 portofolio investasi yang masuk di Indonesia kebanyakan untuk obligasi pemerintah. Selain obigasi, portofolio yang masuk juga berasal dari pinjaman swasta luar negeri. »Pemerintah selama ini banyak menjual obligasi untuk investor luar negeri,” jelasnya.

Terkait dengan dampak sentimen luar negeri terhadap portofolio investasi yang masuk, Perry mengatakan hal tersebut tidak terlalu berpengaruh. Hal ini karena setelah setelah Bank Sentral Amerika mempunyai pemimpin baru, terdapat kejelasan kebijakan amoneter yang lebih baik.

%d bloggers like this: