IHSG Melambat Jelang Libur Lebaran 1435 H


idx

http://berita.plasa.msn.com/nasional/jpnn/ihsg-melambat-jelang-libur-lebaran

 

JAKARTA – Laju kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) kian melambat jelang libur panjang Lebaran. Aksi profit taking terus terjadi meski investor asing masih konsisten melakukan aksi beli.

Pada penutupan perdagangan kemarin IHSG naik tipis 5,411 poin (0,106 persen) ke 5.098,641. Sebaliknya indeks LQ45 menipis 0,64 poin (0,07 persen) ke level 872,70. Sebanyak 151 saham naik, 118 turun, dan 236 stagnan. Investor asing memborong saham dengan pembelian bersih (foreign net buy) Rp 368,8 miliar.

Senior Research PT HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, aksi jual menjelang libur panjang membuat konsolidasi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli harian. Dalam situasi ini, Yuganur merekomendasikan akumulasi atau beli dalam rentang (range) untuk breakout ke level 5.145.

Akhir pekan ini IHSG akan bergerak di kisaran support 5.0805.050 dan resistance 5.145-5.250, ujarnya kemarin.

Sinarmas Investment Research memprediksi IHSG akhir pekan ini bergerak mixed di level 5.080-5.120. Akan dirilisnya data initial jobless claims AS yang diperkirakan naik ke 309 ribu dan data new home sales AS yang diproyeksi meningkat ke 461 ribu akan menjadi sentimen positif. Jepang juga akan merilis data inflasi yang diperkirakan di level 3,5 persen year on year (yoy).

Dari dalam negeri, masih ada sentimen soal hasil pilpres yang masih berlanjut dengan rencana gugatan melalui mahkamah Konstitusi (MK). Sementara itu di pasar uang, nilai tukar rupiah melemah ke Rp 11.531 per dolar Amerika Serikat (USD) dibandingkan Rp 11.498 per USD pada penutupan sebelumnya (kurs tengah BI).

Bursa Asia pada penutupan perdagangan kemarin mayoritas menguat. Indeks Straits Times naik 13,19 poin (0,39 persen) ke 3.353,89. Indeks Nikkei 225 turun 44,14 poin (0,29 persen) ke 15.284,42. Indeks Hang Seng menguat 169,63 poin (0,71 persen) ke 24.141,50. Indeks Composite Shanghai menanjak 26,57 poin (1,28 persen) ke 2.105,06. (gen/oki)

Rekom:
ADRO Adaro Energy 1.155 1.130 1.190
W IKA Wijaya Karya 2.670 2.645 2.850
PG AS Perusahaan Gas 6.000 5.875 6.250
PTBA Bukit Asam 11.125 10.790 11.400

%d bloggers like this: