Tag Archives: ASEAN

GDP TERTINGGI SEDUNIA: Kalangan DPR Apresiasi Indonesia Masuk 10 Besar


gdp1

http://finansial.bisnis.com/read/20140505/9/224742/gdp-tertinggi-sedunia-kalangan-dpr-apresiasi-indonesia-masuk-10-besar

10 Besar Negara dengan Pertumbuhan GDP Tertinggi

Negara Pertumbuhan GDP   (%)
AS 17,1
China 14,9
India 6,4
Jepang 4,8
Jerman 3,7
Rusia 3,5
Brazil 3,1
Perancis 2,6
Inggris 2,4
Indonesia 2,3

 sumber: World Bank

JAKARTA – Masuknya Indonesia dalam peringkat ke-10 ekonomi dunia berdasarkan Gross Domestic Product (GDP), diapresiasi kalangan anggota DPR RI. 
“Kondisi ini patut kita apresiasi dan syukuri karena artinya perekonomian kita memiliki kontribusi signifikan sehingga dapat
 meningkatkan posisi tawar negara kita di dunia internasional,” katanya.
Namun Arif Budimanta mengingatkan kondisi ekonomi masyarakat Indonesia juga harus ikut meningkat seiring dengan 
peningkatan kontribusi Indonesia di dalam perekonomian dunia tersebut. 
“Peningkatan kesejahteraan masyarakat harus lebih diutamakan dibandingkan dengan peringkat-peringkat Internasional yang sering kali tidak mencerminkan kesejahteraan masyarakat secara riil,” kata politisi PDI-P tersebut.
Harus diingat, sambungnya, masuknya Indonesia dan beberapa negara ke dalam negara dengan share GDP terbesar di dunia ini ditunjang oleh jumlah penduduk yang besar.
“Jadi jika lebih perhatikan data tersebut, share penduduk kita terhadap jumlah penduduk dunia yakni sebesar 3,6% lebih besar
dari share GDP. Artinya besarnya GDP kita lebih ditunjang oleh jumlah penduduk yang besar atau dengan kata lain jika melihat 
GDP perkapita Indonesia nilainya relatif kecil dibandingkan negara lain. Hal serupa juga terjadi pada China dan India yang share penduduknya masing-masing 19,9% dan 18,1%”.
Perekonomian Indonesia akan lebih hebat jika produktivitas tenaga kerja lebih ditingkatkan, percepatan pembangunan
infrastruktur dilakukan, kesempatan berusaha diperluas dan dipermudah. “Jika pendapatan per kapita masyarakat meningkat
maka kontribusi kita akan semakin hebat di dunia,” ujarnya. 
Sebelumnya, pada Sabtu (3/5) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan bahwa ia mendapat kabar dari Menteri 
Keuangan bahwa World Bank sudah menetapkan peringkat ekonomi sedunia berdasarkan GDP (Produk Domestik Bruto) dan purchasing power imparity (tingkat daya beli). “Indonesia ditetapkan sebagai ekonomi nomor 10 di dunia,” kata Presiden SBY 
dalam laman setkab.go.id.
Advertisements

Bursa ASEAN Berprospek Cerah pada 2014


KOMPAS.com — Analis dari Jupiter Sekuritas Malaysia, Benny Lee, memprediksi prospek pasar modal atau bursa di kawasan ASEAN pada 2014 cukup cerah, meskipun saat ini menghadapi tantangan terkait pengurangan stimulus moneter (tapering) dari Bank Sentral AS, The Fed.
“Saya kira potensinya baik dalam jangka panjang karena pasar sedang berkembang. Tidak ada alasan bagi investor untuk khawatir,” kata Benny Lee dalam Forum Bursa Malaysia di Kuala Lumpur, Kamis (23/1/2014).

Chief Market Strategist Jupiter Sekuritas itu menjelaskan bahwa bursa Filipina, Thailand, dan Indonesia tumbuh di kawasan ASEAN sejak 2009. Bursa-bursa ini memang mengalami gejolak ketika The Fed mengumumkan rencana tapering, kata Benny, tetapi menurut dia, kondisi bursa akan relatif stabil mulai semester II 2014.

“Kesempatan untuk berkembang secara keseluruhan sangat positif,” kata Benny. Dia mengatakan, prestasi bursa di kawasan Asia Tenggara dapat makin meningkat dan siap untuk implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015. Syaratnya, tak ada tantangan eksternal yang mengganggu kinerja positif saat ini.

“Mereka harus bisa mempromosikan dan memperkuat jaringan sesama ASEAN,” ujar Benny. Ia menambahkan, fundamental yang kuat di kawasan ini didukung kinerja bursa Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Ketiga bursa ini pada 2013 mencatatkan kinerja baik dengan kapitalisasi tinggi.

“Malaysia bergantung pada ‘domestik institution’, sedikit melambat tapi stabil, berbeda dengan Indonesia dan Thailand yang memiliki investor global dengan pertumbuhan kuat, namun rentan terhadap tekanan eksternal,” kata Benny.

Sebagai langkah persiapan memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN, Bursa Malaysia dan Bursa Singapura telah membentuk The ASEAN Trading Link dengan membuka kemungkinan Bursa Thailand untuk bergabung. Namun, Bursa Efek Indonesia belum memberikan respons terkait pembentukan jaringan tersebut.

%d bloggers like this: