Tag Archives: Bursa Saham

IDX MIDDAY BREAK: JCI Continues Its Decline


JAKARTA- Jakarta Composite Index (JCI) continued its decline in midday break session today (02/13), while rupiah strengthened by 33 points or 0.27% to IDR12,055 against US dollar.

The Index fell 0.06% to 4,493.64 and moved within the range of 4,496.12-4,489.42 at 09:15 a.m Jakarta time.

Of 489 stocks calculated by JCI, 111 fell, 125 rose and 253 were stagnant.

Losers:
-TLKM: IDR2,275 (-0.66%)
-ASII : IDR 6,625 (-0.38%)
-KLBF: IDR 1,395 (-1.06%)
-BBCA : IDR10,275 (0.24%)

Gainers:
-UNVR: 28,150 (0.54%)
-UNTR: 18,775 (1.49%)
-BBRI: IDR8,700 (0.29%)
-NISP: IDR1,210 (3.42%)

Meanwhile, Bisnis-27 Index also fell 0.23% or 0.89 point to 382,89.

Advertisements

Proyeksi, Data Ekonomi Global dan Domestik Dukung IHSG Rengkuh Level 4.500


Jakarta, KOMPAS.com – Sentimen positif dari pasar global dan domestik diharapkan mampu mengangkat posisi Indeks Harga Gabungan pada awal pekan ini, senin (10/2/2014). Aksi beli investor jika berlangsung masif diproyeksikan bisa membuat IHSG kembali menrengkuh level 4.500.

Data pekerjaan Amerika Serikat yang positif dan penantian pidato Gubernur The Fed yang baru dilantik, Janet Yellen, awal pekan ini mendorong kenaikan bursa Wall Street, akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,06 persen, Indeks S&P500 menanjak 1,33 persen, dan Indeks Komposit Nasdaq melesat 1,69 persen.

Future bursa Asia pagi ini juga menguat. IHSG menghijau sepanjang pekan kemarin. Beruntungnya, di saat banyak sentimen negatif dari rilis sebagian besar emiten-emiten global yang di bawah estimasi, IHSG justru mendapat kabar positif terutama dari kondisi makroekonomi internal yang dapat dikatakan membaik. Meski laju nilai tukar rupiah sempat mengalami pelemahan tetapi dapat diimbangi rilis positif pendapatan domestik bruto (PDB) dan cadangan devisa yang mengalami kenaikan.

Bahkan neraca perdagangan pun terlihat masih mengalami surplus hingga akhir Desember 2013 meski masih tercatat defisit untuk total sepanjang 2013, menambah sentimen positif. Sepanjang pekan kemarin, asing berbalik mencatatkan nett buy sebesar Rp 268,45 miliar dibandingkan pekan sebelumnya yang nett sell Rp1,57 triliun.  Jika dihitung sejak awal tahun maka sampai pekan depan kemarin posisi asing tercatat nett buy Rp2,6 triliun yang melanjutkan posisi nett buy pada akhir januari sebesar 2,33 triliun.

Riset Asjaya Indosurya memerkirakan pergerakan indeks pada awal pekan ini di level 4.404–4.510. IHSG kembali menunjukkan sinar cerahnya dengan berhasil menutup pekan lalu di angka mendekati resistance 4.481dan melampaui 4.432 serta ditunjang oleh kembali beringasnya asing yang membukukan nett buy pada kisaran Rp 623 miliar. Hal ini memberikan indikasi bahwa IHSG masih berpeluang besar untuk menggapai kembali titik resistance yang mengkonfirmasi untuk balik ke arah uptrend dengan timeframe jangka menengah pada level 4.510.Level support saat ini berada pada 4.404.

Maka awal minggu Riset Asjaya Indosurya memperkirakan pergerakan IHSG masih akan meneruskan kenaikan hingga tercapai resistence 4.510.   Saham pilihan awal pekan ini adalah UNTR, ASII, UNVR, SMCB, SMGR, DSNG, SMMT dan IBST.

Indeks BEI :IHSG Lanjutkan Pelemahan, Dibuka Turun 0,26%


Bisnis.com, JAKARTA- Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,26% ke level 4.4311,63 pada perdagangan hari ini, Selasa (28/1/2014).

Dari 489 saham yang diperdagangkan, sebanyak 30 saham menguat, 72 saham melemah, dan 387 saham stagnan.

Enam dari sembilan sektor yang tercatat di Bursa Efek Indonesia melemah dengan penurunan terbesar sektor finansial 0,66%. Sebanyak tiga sektor menguat, dipimpin sektor properti 0,10%.

Indeks Bisnis 27 juga dibuka melemah 0,43% ke 364,98.

Saham-saham yang melemah pagi ini:

BBRI
-1,52%

PGAS
-1,97%

BMRI
-0,90%

GGRM
-I,67%

Saham-saham yang menguat pagi ini:

INDF
+o,72%

KLBF
+0,37%

BMTR
+o,56%

WIKA
+0,82%

%d bloggers like this: