Tag Archives: IHSG

16 Emiten Turut Serta dalam Institusional Investor Day 2014


Index BEIJAKARTA—Sebanyak 16 perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) turut serta dalam acara Institusional Investor Day 2014 yang digelar selama dua hari, Rabu (7/5/2014) dan Kamis (8/5/2014). Acara tersebut akan digelar di Galeri Bursa Efek Indonesia, Gedung BEI Tower II Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53 Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, para emiten secara bergantian akan memberikan pemaparan kinerja dan prospek bisnisnya ke depan. Berikut emiten yang berpartisipasi di acara tersebut:

Rabu, 7 Mei 2014
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR)
PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
 PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META)
PT Vale Indonesia Tbk. (INCO)
PT BW Plantation Tbk. (BWPT)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN)
PT Cipaganti Citra Graha Tbk. (CPGT)
PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF)
 
Kamis, 8 Mei 2014
PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK)
PT Unilever Tbk. (UNVR)
 PT Adaro Energy Tbk. (ADRO)
PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR)
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN)
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT)
PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG)
PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN)

INDEKS BISNIS 27: Simak Harga Saham Emiten, Sesi I


sesi 1http://market.bisnis.com/read/20140507/7/225526/indeks-bisnis-27-simak-harga-saham-emiten-sesi-i-752014

JAKARTA — Siang ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,24% ke 4.846,22 pada akhir sesi I siang ini Rabu (7/5/2014).

Kenaikan juga dialami oleh indeks Bisnis 27 sebesar 0,07% ke 418,42. Indeks Bisnis 27 merupakan indeks yang terdiri dari 27 saham perusahaan tercatat yang dipilih berdasarkan kriteria fundamental, teknikal atau likuiditas transaksi dan Akuntabilitas dan tata kelola perusahaan.

Berikut ini harga saham emiten yang termasuk di Indeks Bisnis 27 untuk Sesi I:

No

Kode

Nama Perusahaan

Harga (Rp)

1

ADRO

PT Adaro Energy Tbk

1.170

2

ANTM

PT Aneka Tambang Tbk

1.185 

3

AALI

PT Astra Agro Lestari Tbk

29.300 

4

ASII

PT Astra International

7.450 

5

BBCA

PT Bank Central Asia Tbk

11.025 

6

BDMN

PT Bank Danamin Indonesia Tbk

4.150 

7

BMRI

PT Bank Mandiri Tbk

9.950 

8

BBNI

PT Bank Negara Indonesia Tbk

4.815 

9

BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk

10.050 

10

BORN

PT Borneo Lumbung Energi&Metal Tbk

109 

11

BSDE

PT Bumi Serpong Damai Tbk

1.545 

12

CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk

3.925 

13

GGRM

PT Gudang Garam Tbk

53.500 

14

HRUM

PT Harum Energy Tbk

2.245 

15

ITMG

PT Indo Tambangraya Megah Tbk

25.200 

16

INTP

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

21.350 

17

INDF

PT Indofood Sukses Makmur Tbk

7.050 

18

JSMR

PT Jasa Marga Tbk

6.000 

19

KLBF

PT Kalbe Farma Tbk

1.535 

20

MNCN

PT Media Nusantara Citra Tbk

2.685 

21

PGAS

PT Perusahaan Gas Negara Tbk

5.275 

22

SMGR

PT Semen Indonesia Tbk

14.300 

23

PTBA

PT Bukit Asam Tbk

9.750 

24

TLKM

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

2.345 

25

UNTR

PT United Tractors Tbk

22.250 

26

INCO

PT Vale Indonesia Tbk

3.765 

27

EXCL

PT XL Axiata Tbk

5.000 

Sumber: Bloomberg

Jokowi Effect Lejitkan IHSG, Apa Tanggapan Praktisi Pasar Modal?


jokowi capres

http://market.bisnis.com/read/20140314/191/210835/jokowi-effect-lejitkan-ihsg-apa-tanggapan-praktisi-pasar-modal

JAKARTA – Pasar modal kembali terapresiasi. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melejit 152,47 poin atau 3,23% ke level 4.878,64 pada perdagangan Jumat (14/3/2014), sementara harga surat utang negara 10 tahun naik 76 basis poin ke level 103,25%.

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG bergerak pada kisaran 4.676,23 hingga 4.878,64. Hampir semua sektor menguat. Pelemahan hanya terjadi pada sektor pertambangan sebanyak 0,93%.

Sektor yang menguat dipimpin oleh keuangan yakni sebanyak 6,5%, diikuti sektor industri lain-lain (miscellanous) yang naik 5,76%. Sektor industri dasar dan bahan kimia serta sektor  properti, konstruksi, dan real estat menguat 4,2% dan 2,54%.

Sektor infrastruktur juga naik 2,5%, sektor consumer goods menguat 1,35%, sektor pertanian naik 0,7% dan sektor perdagangan dan jasa menguat 0,52%.

Salah satu faktor yang mengerek pergerakan IHSG adalah keputusan partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) memberikan mandat kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilihan umum tahun ini.

Sebagai informasi, Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, mengumumkan hal tersebut pada pukul 15.00 WIB. Pascapengumuman tersebut, IHSG langsung meroket dari level 4.721 ke 4.878, atau menguat sekitar 157 poin.

William Suryawijaya, analis PT Asjaya Indosurya Securities, mengatakan pencalonan Jokowi sebagai calon presiden pada pemilu kali ini menjadi salah satu faktor pendorong meroketnya IHSG pada perdagangan kemarin.

“Sebenarnya memang sudah uptrend sejak beberapa hari lalu, keputusan Jokowi itu hanya jadi salah satu faktor saja,” katanya, Jumat (14/3/2014).

Dia mengatakan pola kenaikan IHSG sudah dimulai sejak membaiknya defisit neraca perdagangan dan pembayaran serta berbagai indikator ekonomi lainnya yang telah memicu membludaknya aliran dana asing ke pasar modal Indonesia.

Adapun, menurut data PT Bursa Efek Indonesia, total net buy asing pada perdagangan kemarin mencapai Rp7,47 triliun, sementara sepanjang tahun ini, total aliran dana asing di pasar saham mencapai Rp19,4 triliun.

“Saya perkirakan IHSG akan terus bergerak naik dalam posisi uptrend,” katanya.

Amir Dalimunthe, analis PT Danareksa Sekuritas, mengatakan penguatan IHSG, obligasi, dan rupiah pascapencalonan Jokowi sebagai calon presiden mengindikasikan pasar menyambut positif keputusan tersebut.

Menurutnya, dengan adanya pengumuman tersebut, investor asing memiliki kepastian mengenai siapa yang bakal menjadi calon pemimpin Indonesia dalam 5 tahun ke depan serta arah pertumbuhan ekonomi ke depannya.

“Pencalonan ini seharusnya menjadi pertanda bagus termasuk bagi pasar obligasi,” tuturnya.

Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi negara 10 tahun berhasil ditutup pada level 7,89%, atau turun 1 basis poin dari posisi pada hari sebelumnya 8%.

%d bloggers like this: