Tag Archives: Menkeu

Target Pertumbuhan Ekonomi Direvisi Jadi 5,8%


http://koran.bisnis.com/read/20140220/244/204674/target-pertumbuhan-ekonomi-direvisi-jadi-58

Pertumbuhan Indonesia
Bisnis.com, Seperti diduga sebelumnya, pemerintah akhirnya merevisi hampir seluruh asumsi makro tahun ini, menyusul perkembangan ekonomi yang meleset jauh dari proyeksi APBN 2014. 

Dalam outlook terbaru yang dipaparkan Kementerian Keuangan dirapat Badan Anggaran DPR, Rabu (19/2), Pemerintah lebih realistis melihat prospek perekonomian tahun ini. Pertumbuhan yang di APBN 2014 dipatok 6%, dalam proyeksi terbaru itu bisa mengarah ke 5,8%. 

Outlook ini sejalan dengan proyeksi Bank Indonesia yang lebih dahulu mengoreksi target pertumbuhan tahun ini ke batas bawah dari rentang 5,8%-6,2%. Sejalan dengan koreksi itu, pemerintah mengerek target inflasi menjadi 5,7%, dengan lompatan suku bunga surat perbendaraan negara (SPN) 3 bulan ke 6%.

Di sisi lain, rata-rata nilai tukar rupiah juga diproyeksi melejit ke kisaran Rp11.500-Rp12.000 per dolar—sesuai dengan kurs rupiah yang per 19 Februari 2014 ditutup Rp11.778 per dolar AS. Sasaran baru ini jauh dari asumsi APBN 2014 yang Rp10.500 per dolar AS.

Lifting minyak juga dikoreksi dari target awal 870.000 barel per hari (bph) menjadi 800.000-830.000 bph. Begitu pula lifting gas yang diprediksi 1.200-1.220 ribu bph setara minyak, lebih rendah dari asumsi awal 1.240 ribu bph setara minyak. Di luar itu, harga minyak ditaksir turun dari target US$105 per barel.

Dengan perubahan outlook hampir seluruh asumsi makro tersebut, Pemerintah mulai membulatkan niat mengajukan APBN Perubahan 2014 ke DPR. Berdasakan Pasal 27 UU No.17/2003 tentang Keuangan Negara,   perubahan asumsi makro adalah salah satu syarat pengajuan APBN Perubahan.

Menteri Keuangan M. Chatib Basri dalam rapat tersebut mengatakan deviasi target lifting minyak dan nilai tukar memberikan pengaruh besar terhadap postur APBN, terutama dari sisi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) migas dan subsidi energi.

“Kami akan kaji lebih jauh. Jika dirasa perlu, pemerintah akan minta adanya APBN Perubahan. Kami akan putuskan di internal dalam waktu dekat, apakah perlu dilakukan,” katanya.

Advertisements

Pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya capai 6,8 persen di 2014


Tahun depan, Indonesia diperkirakan hanya akan mencapai pertumbuhan ekonomi 6,8 persen. Padahal, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 7-7,7 persen.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut sulit tercapai. Pasalnya, krisis dunia masih menghantui ekonomi Indonesia.

“Gak akan tercapai. Jadi pertumbuhan yang ada antara 6,3-6,8 persen di 2014,” ujar Agus dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Nasional di kantor Bappenas, Jakarta Senin (8/4).

Menurut Agus, penyebab tidak tercapainya pertumbuhan ekonomi disebabkan karena kondisi krisis dunia di 2013 yang belum pulih. Agus mengatakan pertumbuhan ekonomi dunia masih berada di kisaran 3,5 persen.

“Kita meyakini kalau pertumbuhan ekonomi dunia di bawah empat persen itu secara umum masih krisis. Kemudian, kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi ASEAN+5 tahun 2013 itu juga masih diperkirakan akan lebih buruk dari 2012. Walaupun di dalam ASEAN masih ada yang tumbuh di atas Indonesia. Kita masih melihat krisis dunia masih berdampak,” tegas dia.

Namun, kata Agus, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terbantu dengan adanya Pemilihan Umum (Pemilu) pada 2014 mendatang. “Dan 2014 Kita akan terbantu dengan adanya pemilu yang masih menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi,” pungkas dia.

Sumber: Merdeka.com

%d bloggers like this: